K’Naan

K’Naan, kalian mungkin sering mendengar nama ini akhir-akhir ini. Ya benar, dia adalah penyanyi dan pencipta lagu “Wavin’ Flag” yang merupakan lagu resmi World Cup 2010 di Afrika Selatan. Berikut saya akan membahas tentang riwayat hidup serta perjalanan dari seorang K’Naan.


Kehidupan Awal

K’Naan adalah seorang Muslim yang terlahir dengan nama Keinan Abdi Warsame (Somalia: Keynaan Cabdi Warsame, Arabic: كنعان وارسام‎) pada tahun 1978 di Mogadishu, Somalia. Ia menghabiskan masa kecilnya dan tinggal disana selama terjadinya Perang Saudara di Somalia (Somali Civil War) yang berawal pada tahun 1991. Bibinya, Magool, adalah seorang penyanyi terkenal di Somalia. Kakeknya, Haji Mohamed, adalah seorang penyair. Nama K’Naan sendiri berasal dari bahasa Somalia yang berarti penjelajah/musafir (traveler). Ia menghabiskan sebagian masa kecilnya untuk menghindari kematian dari Perang Saudara dan mendengarkan musik hip-hop yang dikirimkan oleh ayahnya yang berada di Amerika. Ketika ia berusia 13 tahun, K’Naan, ibunya, kakak laki-lakinya, Liban, dan adik perempuannya, Sagal akhirnya meninggalkan kampung halamannya dan pindah ke Harlem, New York, Amerika Serikat dimana mereka tinggal sementara sebelum akhirnya pindah lagi ke Toronto, Ontario, Kanada yang disana memang ada sebuah komunitas Somali Kanada yang cukup besar. Keluarganya masih tinggal disana. Di negara barunya, K’Naan mulai belajar bahasa inggris, seringkali melalui album-album lagu hip hop dari artis seperti Nas dan Rakim. Akhirnya iapun belajar nge-rap (rapping). Dia keluar dari sekolah pada kelas 10 untuk menjelajah selama beberapa waktu, rapping di berbagai event, sampai akhirnya kembali ke Toronto.

Karir

Setelah meninggalkan Somalia pada usia 13 tahun, ia mempunyai tujuan yang sangat kuat, yaitu menjadi seorang penyanyi atau penyair terkenal. Tujuan itu bukan berlandaskan pada isapan jempol belaka, karena ia memiliki bakat yang luar biasa dalam membuat lirik yang didedikasikan untuk perubahan dunia, yang membuatnya menjadi panutan bagi seniman-seniman lain . K’Naan menjadi teman sekaligus partner dari seorang promotor Kanada, Sol Guy, yang membantunya untuk bisa tampil dan menjadi pemandu acara dalam sebuah gelaran United Nations High Commissioner for Refugees pada tahun 1999, dimana K’Naan berkesempatan untuk berpidato mengkritik kegagalan PBB dalam misi bantuan untuk Somalia. Salah satu penonton, penyanyi Senegal Youssou N’Dour, sangat terkagum dengan penampilan sang MC muda dan mengundangnya untuk berkontribusi dalam albumnya pada tahun 2001 Building Bridges, sebuah proyek yang membuat K’Naan bisa tur keliling dunia.

Proyek itu juga yang membuatnya bisa bekerja pada event PBB lainnya, termasuk juga Montreal Jazz Festival dan Halifax Pop Explosion. Berkat itu, ia bertemu seorang sutradara Kanada Jarvis Church dan timnya Track & Field pada tahun 2002, yang memproduksi album debutnya The Dusty Foot Philosopher, yang rilis pada tahun 2005. Pada 2006, album tersebut meraih Juno Award For Rap Recording of the Year, dan dinominasikan untuk 2006 Polaris Music Prize. Album itu juga memenangkan 3 Award dari Radio BBC untuk kategori pendatang baru pada tahun 2007.

The Dusty Foot Philosopher

Semenjak itu, dia disibukkan dengan tur promo albumnya dan pembuatan album berikutnya, “Troubadour”, album debutnya bersama label baru A&M/Octone Records. Dia juga bekerjasama dengan artis seperti Nelly Furtado, Mos Def, The Roots, Dead Prez, dan Pharoahe Monch pada tur seperti Live 8 dan Breedlove Odyssey. Dia juga berkolaborasi dengan Damian Marley pada sesi tur “Welcome to Jamrock”.

Ia merilis The Dusty Foot on the Road, sebuah koleksi rekaman yang dibuat selama tur dunianya di Wrasse Records.

The Dusty Foot on the Road

Popularitas K’Naan semakin naik dengan berpartisipasi dalam 2008 BET Awards Cypher, yang mana merupakan penampilan pertamanya di televisi Amerika. Album studio keduanya, Troubadour, dirilis pada 24 Februari 2009 di A&M/Octone Records, dan bakal didistribusikan secara luas melalu Universal Music Group. Single pertama di album itu, “ABC’s”, dirilis di radio pada akhir 2008. K’Naan juga tampil di beberapa video game seperti Madden NFL 09 dengan lagunya ABC’s, dan FIFA 06 dengan lagunya Soobax. Lagunya “If Rap Gets Jealous”, yang merupakan rekaman ulang dari sebuah track dengan judul yang sama dengan syair yang berbeda dari album The Dusty Foot Philosopher, menampilkan gitaris utama Metallica, Kirk Hammett. K’Naan juga merupakan artis pertama yang ditampilkan di X3, sebuah proyek kolaborasi antara CBC Radio3, majalah Exclaim! dan aux.tv untuk mempromosikan musik Kanada.

Troubadour

Begitulah akhirnya sampai lagunya “Wavin’ Flag” yang sudah di remixed terpilih menjadi anthem Coca-Cola untuk World Cup 2010 di Afrika Selatan.

Silahkan lihat videonya (versi remixed dan original memiliki lirik yang berbeda):

Versi Remixed untuk WC 2010

Versi Original “Wavin’ Flag” (Accoustic)

Have a nice weekend^^v

Sumber:

(wikipedia.org)

~ by Aria on 27 March 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: